Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan

Kita Tak Butuh Perang Saudara

Dengan situasi yang semakin memanas, kita perlu menyadarkan diri bahwa apa yang ada di dunia ini tidaklah abadi. Semua itu hanya sementara. Mari dengarkan sebuah lagu karya anak bangsa. Semoga tidak terjadi perang saudara sebagaimana yang diisukan oleh banyak orang akhir akhir ini. JANGAN ADA PERANG SAUDARA   Jangan tanam benci di antara kita.  Biarlah Kurusetra jadi legenda.  Ini hanya skenario dunia.  Kita tak butuh perang saudara. Menang atau kalah, hanya persoalan kesempatan.  Karena sesungguhnya harga diri tak mengenal jabatan.  Kenapa enggan b erbagi puji puji.  Karena sesungguhnya yang dibutuhkan kebesaran hati. Apa sebab ambisi membuat buta.  Karena sesungguhnya tahta dan kuasa hanya sementara.  Kenapa enggan berbagi puji puji.  Karena sesungguhnya yang dibutuhkan kebesaran hati. back to top

Masa peralihan sebagai TSR

Technical Sales Representative atau biasa disingkat menjadi TSR merupakan profesi saya sekarang. Pekerjaan ini saya geluti sejak maret 2012. Saya menjadi bagian dari sebuah agen pakan ternak yang ada di Kota Magelang. Pekerjaan sebagai seorang TSR menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini dikarenakan, saya sejak tahun 2006 hingga akhir 2011 terbiasa bekerja di Bandung di bagian produksi. Saya terbiasa bekerja di balik layar tanpa pernah tahu bagaimana produk yang saya produksi sampai ke tangan konsumen. Sekarang saya harus bekerja di lapangan, berpikir dan bekerja bagaimana caranya agar konsumen mau membeli apa yang saya jual.

Pesan Bapak Joko Kirsan

Masih ingat Vivi Kusrini ?? Seorang siswa yang melakukan bunuh diri karena tak tahan diejek oleh teman - temannya. " Vivi anak Jokbur , Vivi anak Jokbur" . Begitulah dia biasa dipanggil oleh teman - temannya karena dia adalah anak seorang penjual nasi bubur. Dia merupakan pelajar di SMP N 10 Bantar Gebang, Bekasi. Kasus ini menyita perhatian masyarakat. Sampai - sampai sang ayah dari Vivi Kusrini, yakni Bapak Joko Kirsan diundang dalam acara KICK ANDY. Dalam acara tersebut Bapak Joko Kirsan berpesan kepada para anak muda agar jangan melecehkan orang lain. Dan kepada para orang tua beliau berpesan  “ Ajarkan anak – anak untuk berbuat baik, saling menghargai, jangan biarkan anak – anaknya melecehkan kekurangan orang lain" Saya teringat akan kisah ini dan melihat kepada diri saya sendiri. Saya sekarang sudah menjadi orang tua. Saya bertanggung jawab untuk mendidik anak saya agar selalu menghargai orang lain dan juga agar selalu bersabar atas ejekan, cemoohan atau gang...

Nasehat Bapak kepada Hartono Kecil

Bapak Prakoso (diperankan oleh Butet Kerta Radjasa) sedang menasehati anaknya (hartono kecil) tentang berbagai hal, salah satunya adalah tentang Nasionalisme dan Cinta tanah air. Saya yakin nasehat tersebut juga sangat penting bagi kita semua para warga negara Indonesia. Untuk itu saya share-kan Nasehat sang Bapak kepada Hartono kecil di blog ini.

Pidato Presiden Hartono

Salah satu pidato yang paling berkesan bagi saya adalah Pidato Presiden Hartono dalam Film CaPres. Dalam pidatonya ada beberapa hal yang disampaikan oleh beliau. Beberapa diantaranya adalah : 1. Kita para warga negara harus memiliki mental dan jiwa yang besar 2. Kemerdekaan bangsa ini yang diraih dengan perjuangan nenek moyang 3. Pemimpin apapun harus jujur 4. Kita para warga negara harus yakin bahwa negara ini bisa keluar dar kesulian dan kesusahan 5. Kita semua harus bersatu untuk menjadi yang lebih baik. 

Selamat Hari Ibu

Pada hari ibu ini ingin kupersembahkan sebuah lagu untukmu Bundaku dan untuk semua bunda di seluruh dunia. Sungguh besr jasamu, tak mampu kami para anak-anakmu untuk membalasnya. Maafkan kesalahan kami selama ini bunda. Penyanyi : Iwan Fals Judul lagu : Emak Album : Wakil rakyat (1988) Tanpa engkau Sedikitpun tiada artinya aku Bagiku kau api Yang berikan hangat begitu kuat Pada beku nadi Tiada dua Engkau hadirkan cinta tak berakhir Tak kan pernah mampu Kulukis putihmu lewat lagu Maafkanlah aku Bagai bening mata air Memancar tak henti Mungkin masihlah teramat kurang Bagai sinar matahari Yang tak kenal bosan Berikan terangnya pada kita Kaulah segalanya Hanya ini Yang sanggup kutulis untukmu bunda Jangan tertawakan Simpan dalam hatimu yang sejuk Rimbun akan doa Kau berikan semuanya Yang bisa kau beri Tanpa setitikpun harap balas Kau kisahkan segalanya Tanpa ada duka Walaupun air matamu tumpah Tenggelamkan ...

Bekal ilmu lain dari sahabatku

Hanya sekedar ingin share bagi mereka yang akan segera menikah atau pun yang sudah menikah. Artikel ini merupakan salah satu kiriman dari sahabat saya di situs jejaring sosial Facebook. Artikel yang dikirimkan oleh Ibu Sri Untari, SPsi pada tanggal 18 Desember 2010 kepada semua anggota grup “ Luangkan Waktu Berkualitas Untuk Anak Kita ”. Artikel beliau yang lainnya bisa anda lihat di blog beliau yaitu di http://sri-untari.blogspot.com/ . Bagi Mas Bro Acacicu serta Mbak Prit Api Kecil dan semua pasangan yang akan menikah, saya ucapkan Barakallahu laka, wa baraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin . “ Semoga Allah melimpahkan keberkahan dalam kelapanganmu, keberkahan dalam kesempitanmu, serta menyatukan kamu dalam kebaikkan .” Artikel ini sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang sudah menikah, namun tidak ada salahnya bagi mereka yang belum masuk ke jenjang pernikahan untuk membacanya. Paling tidak bisa menjadi bekal bagi kita untuk masa yang akan datang.

Percakapan di sebuah Bis

“Badhe tindhak pundi mbah ? (Mau kemana mbah?)” tanya rudi pada seorang nenek duduk di sebelahnya. “ Arep niliki puthune neng Semarang mas. (Mau menengok cucu di Semarang mas)” jawab beliau. “ Kok namung piyambakkan kemawon mbah ? (Kok Cuma sendirian aja mbah?)” tanya rudi. “ Simbah kakung wes sedo mas, simbah sakniki teng griyo piyambakkan. (mbah kakung sudah tiada mas, nenek sekarang tinggal sendiri.)” jawab beliau dengan agak sedih.

Setelah Setahun Berlalu

Ternyata setelah setahun berlalu sejak aktivitas gunung merapi mulai mereda. Ancaman banjir lahar dingin masih juga ada. Banjir yang membawa berbagai material kembali mengancam ketika musim penghujan datang. Salah satu akibat dari terjangan banjir lahar dingin pada musim penghujan tahun ini adalah robohnya jembatan sementara yang menghubungkan dusun krapyak (seloboro) dan dusun tular. Jembatan tersebut tepat berada di sebelah barat SMK Negeri 1 Salam (sekolah saya dulu). Jembatan tersebut merupakan sarana penting bagi para siswa SMK Negeri 1 Salam yang ingin berangkat menimba ilmu di sekolah tersebut.