Ternyata setelah setahun berlalu sejak aktivitas gunung merapi mulai mereda. Ancaman banjir lahar dingin masih juga ada. Banjir yang membawa berbagai material kembali mengancam ketika musim penghujan datang.
Salah satu akibat dari terjangan banjir lahar dingin pada musim penghujan tahun ini adalah robohnya jembatan sementara yang menghubungkan dusun krapyak (seloboro) dan dusun tular. Jembatan tersebut tepat berada di sebelah barat SMK Negeri 1 Salam (sekolah saya dulu). Jembatan tersebut merupakan sarana penting bagi para siswa SMK Negeri 1 Salam yang ingin berangkat menimba ilmu di sekolah tersebut.
![]() |
Jembatan Sementara Penghubung dusun Krapyak dan Tular |
Kini para siswa terpaksa berangkat sekolah dengan menyeberang sungai kali putih. Kondisi ini sangat berbahaya karena banjir bisa datang kapan saja. Arus air yang cukup deras ditambah berbagai meterial yang dibawanya bisa membahayakan orang yang melewatinya.
Namun para siswa tidak ada pilihan lain. Jika harus berjalan memutar, bisa menempuh jarak hingga 11 Km. Semoga saja segera ada tindakan dari pejabat terkait sehingga masalah ini bisa segera terselesaikan. Bagaimanapun juga generasi muda merupakan para calon penerus bangsa ini, mereka harus mendapat ilmu dan pendidikan yang cukup agar bisa meneruskan perjuangan bangsa di masa yang akan datang.
Orang magelang ta mas?
BalasHapusSmoga segera beres, dan diberi keselamatan buat warga sekitar. Amiin
BalasHapusrekonsiliasinya lumayan lama, tetap sabar dan semangat.
BalasHapusga krasa ya sudah setahun berlalu,,
BalasHapussmoga membaik setelah peristiwa itu
salut dengan semangat para siswa itu ke sekolah...
BalasHapussemoga yang berwenang mengetahui dan segera diadakan perbaikan ya, amiiin...