Langsung ke konten utama

Postingan

Catatan Najwa

Salah satu acara yang saya sukai adalah Mata Najwa. Acara diskusi yang dipandu oleh mbak Najwa Shihab, putri dari Ulama Quraish Shihab. Di akhir acara selalu ditampilkan Catatan Najwa yang berisi kata - kata sesuai dengan tema yang sedang dibahas. Berikut ini saya tampilkan catatan Najwa untuk edisi "Prabowo atau Jokowi" ?, yang  disiarkan oleh Metro TV. CATATAN NAJWA 1. Presiden jabatan sangat istimewa, karena bisa tentukan hajat hidup kita semua. 2. Jangan sampai kita salah pilih, karena nasib kita bisa saja tersisih. 3. Rekam jejak menjadi penting, agar harkat istana tak tercoreng tuduhan miring. 4. Masa lalu tak patut ditutupi, agar kewibawaan kelak tak terkebiri. 5. Tapi presiden dipilih untuk kini dan masa depan, bukan untuk digerogoti masa silam. 6. Segala rencana harus diukur dan terukur, agar tidak menjadi mimpi yang kabur. 7. Presiden memang hanya manusia, tak luput dari segala kurang dan alpa. 8. Boleh saja kekurangannya ditoleransi, tapi sikap ...

Satu Orang Tiga Panggilan

Ada hal yang menurut saya lucu selama saya dirawat di rumah sakit beberapa waktu lalu. Berhubung istri saya tidak boleh menunggu saya selama di rumah sakit karena mempunyai anak yang masih kecil maka yang menunggu saya adalah ibu kandung dan ibu mertua saya. Beliau berdua bergantian menjaga, merawat dan memberikan berbagai keperluan saya selama opname. Dan tentu saja tidak ketinggalan perawat rumah sakit secara rutin mengecek tekanan darah dan suhu badan saya.

Serangan DBD (Demam Berdarah Dengue)

Kamis malam badan saya mulai panas, kepala pusing, dan mulut terasa pahit. Besok paginya (hari Jum'at) melalui media grup di WhatApps saya minta ijin kepada bos saya untuk masuk kerja hingga kondisi saya pulih. Bos saya pun memberi ijin dan mengirim salah satu karyawannya ke rumah saya. Kedatangan teman kerja saya tersebut, untuk mengantar saya untuk berobat ke Puskesmas terdekat. Dari hasil pemeriksaan klinis, dokter belum bisa memastikan penyakit saya. Beliau masih mengangap sebagai demam biasa. Beliau berpesan kepada saya, jika selama 3 hari masih panas, silahkan hari Senin melakukan tes darah agar diketahui penyakitnya.

Anak Usia 9 Bulan Belajar Ngetik

Zaman memang sudah berubah. Tidak seperti dulu lagi. Waktu kecil, saya belum tahu apa yang disebut keyboard ataupun mouse . Saya baru tahu alat-alat tersebut ketika duduk di bangku SMK dengan usia sekitar 15 tahun. Beda dengan anak saya. Anak saya malah sudah mengenal keyboard sejak dia masih kecil. Usianya kini sudah 9 bulan. Kakinya memang belum bisa berjalan tegak. Namun tangannya sudah aktif dan giat belajar mengetik. Anda boleh percaya atau tidak, tapi fakta membuktikan. Nah berikut ini fotonya. Anak 9 bulan belajar ngetik Mungkin saat ini dia belum mengerti fungsi masing-masing tombol yang ada dalam papan keyboard. Namun paling tidak dia sudah bisa mengenal sebuah keyboard atau paling tidak merasakan rasanya memencet tombol keyboard. Nantinya ketika dia sudah bisa mengerti, maka insya Allah sudah tidak canggung lagi.

Si Bungsu

Tahun 2008 lalu saya tidak mengira akan punya adik lagi. Sebelum adik bungsu lahir, saya punya keyakinan bahwa orang tua saya tentu mengikuti saran pemerintah dalam program KB yang menyarankan "Dua Anak Cukup." Hampir selama 18 tahun, saya hanya mempunyai satu orang adik laki-laki. Itu pun bedanya hanya 2 tahun dengan saya sehingga malah terlihat sepantaran (seumuran). Hal yang berbeda terjadi di keluarga Pakde - Pakde saya. Pakde saya yang tertua mempunyai 9 anak, sedangkan pakde nomor dua mempunyai 8 anak. Disusul pakde yang lain ada yang punya anak 6, 5 dan 4. Jumlah anak di keluarga saya termasuk paling sedikit dibanding yang lain.

Bersyukur Itu Baik

Alhamdulillah rencananya akhir bulan ini gaji pokok saya akan dinaikkan. Hal ini ditandai dengan sebuah memo yang dikirimkan oleh bos saya ke bagian admin yang menjelaskan tentang hal tersebut. Ini merupakan kenaikan gaji yang ketiga kalinya sejak saya masuk ke tempat saya bekerja sekarang, dua tahun lalu.

Hadiah dari Pak Isro Machfudin (Batavusqu)

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti acara sayembara Batavusqu. Para peserta diminta untuk membagikan cerita tentang pengalaman bersepeda yang dilakukan antara tahun 2009 s.d 2014. Saya pun tidak mau ketinggalan untuk membagikan pengalaman saya, yakni kenangan saat bersepeda dan susur pantai Februari 2009 lalu.