Langsung ke konten utama

Tips Jika Ingin Berkunjung Ke Candi Borobudur

Menanggapi berita tentang puluhan siswa yang kesurupan gara2 iseng menggeser batu candi Borobudur, perlu kiranya saya sebagai warga Magelang, memberikan pandangan tentang hal - hal yang perlu diperhatikan jika anda ingin berkunjung ke Candi Borobudur. Agar kunjungan anda lancar, aman dan menyenangkan.

Tolong dibaca ya.

Pertama, jika anda ingin berkunjung, datanglah sebelum pukul 17.00. Jika anda datang setelah jam tersebut, kemungkinan besar anda tidak bisa masuk dikarenakan sudah tutup.

Kedua, jika anda ingin foto2 tak perlulah anda manjat2 stupa, patung atau dinding candi. Anda akan dilihatin pengunjung lain, dibilang alay dan dikira buta huruf karena tidak memperhatikan papan peringatan.

Lagi pula, nanti kalau jatuh gimana coba?

Ketiga, kalau anda dipinjami sarung atau kain batik untuk dipakai selama berkunjung di kawasan candi, pakailah dengan baik dan benar. Kalau sudah selesai harap dikembalikan, jangan malah dibawa pulang.

Keempat, jika anda mempunyai perasaan dengan cewek, jangan menembak cewek di sana. Ini fakta bukan mitos. Ini kejadian sebenarnya. Pernah suatu ketika saya mau nembak cewek di Candi Borobudur, hasilnya adalah gagal. Sedih rasanya (curcol). Gara garanya adalah karena saat itu saya lupa bawa pistol.

 Demikian pandangan saya, semoga bermanfaat.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan tulis tanggapan, kritik, saran atau komentar anda.

Postingan populer dari blog ini

Hidup Itu Seperti Toples

Sebagaimana orang kuliah, orang menjalani hidup pun juga punya "Cara" masing  - masing. Ada yang kuliah dengan santuy yang penting bisa lulus tepat waktu dengan nilai minimal C. Ada juga yang kuliah dengan belajar mati - matian. Mendalami ilmu dengan serius agar bisa bikin tesis yang mengguncang dunia. Atau agar setelah lulus bisa bikin terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Demikian pula orang dalam menjalani hidup.  Ada yang menjalani dengan hidup dengan harapan yang nggak muluk - muluk. Waktunya kerja ya kerja. Waktunya beribadah ya beribadah. Waktunya tidur ya tidur. Semua dijalani dengan senang hati. Yang terpenting bagi mereka adalah hidup nggak nyusahi orang tua, nggak ngrepoti pemerintah dan nggak jadi beban masyarakat. Tapi ada pula orang menjalani hidup dengan target. Harus bisa gini, gitu dan seperti itu. Semua penuh rencana dan target yang jelas. Mereka terus mengembangkan diri. Meskipun dah jadi artis, mereka tetap bikin bisnis. Sudah pu...

2 jam Seminggu

Saya pertama kali belajar komputer tahun 2003, yakni ketika saya duduk di kelas satu SMK. Saya masih ingat pelajaran komputer waktu kelas satu adalah setiap hari Jum'at, jam pertama, sehabis acara senam kesegaran jasmani (SKJ). Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali saat itu bisa belajar komputer. Meski komputer yang ada cuma 1 unit untuk dipakai belajar secara bergantian oleh kami sekelas yang jumlahnya 22 anak. Alhasil kami jadi lebih banyak belajar teori daripada praktek. Saat pertama kalinya disuruh menggerakkan mouse dan mengetik keyboard , tangan saya gemetar tidak karuan.Hal yang saya rasakan adalah campuran antara gugup, bangga, terharu dan grogi bergabung menjadi satu. Saya seorang anak petani yang setiap harinya memegang cangkul dan sabit, seperti memasuki dunia baru. Sebuah dunia modern dan maju.

Kopdar Teawalk di Parongpong

Posting kali ini melanjutkan cerita tentang kopdar teawalk yang kemarin sudah diceritakan sama teh Nchi e dan Teh Orin. Menurut kesepakatan, cerita tentang kopdar teawalk akan dibuat semacam cerita bersambung. Nah saya kebagian cerita tentang hal-hal yang menarik seputar kopdar teawalk. Bicara hal-hal manarik seputar acara teawalk kemarin, menurut saya sangat banyak dan tidak akan habis meski diceritakan hingga 10 postingan *lebay* (saking banyaknya yang bisa diceritakan). Untuk itu saya menceritakan beberapa hal saja tentang kopdar kemarin.