Langsung ke konten utama

Bermain Sudoku sambil Belajar Ilmu Peternakan

Kantor tempat saya bekerja, tiap bulannya selalu berlangganan buletin info medion. Dari buletin tersebut, kita bisa menambah wawasan dan pengetahuan dalam ilmu peternakan. Selain info tentang dunia peternakan, dalam buletin tersebut juga terdapat kuis bulanan yang bisa kita ikuti di setiap edisinya.

Dalam info medion bulan Maret lalu, terdapat kuis / permainan Sudoku. Permainan tersebut mudah saja. Kita hanya diminta untuk mengisikan angka - angka pada kotak yang masih kosong sehingga setiap baris dan kolom berisi angka 1 s.d 9.


Berikut ini gambarnya
Dengan penuh perjuangan, saya berusaha mengsi kotak - kotak tersebut dan akhirnya pertengahan bulan april saya berhasil mengisi kotak - kotak tersebut dengan lengkap. Tanpa menunggu lama, saya pun segera mengirimkan hasilnya ke kantor pusat medion di Bandung. Kini saya tinggal menunggu info pemenang yang rencana akan diumumkan pada info medion edisi Juli 2014.

Bagi anda yang penasaran, silahkan mencoba untuk mengisi kotak-kotak tersebut. Jangan menyontek ya. hehehe

Komentar

Posting Komentar

Silahkan tulis tanggapan, kritik, saran atau komentar anda.

Postingan populer dari blog ini

Hidup Itu Seperti Toples

Sebagaimana orang kuliah, orang menjalani hidup pun juga punya "Cara" masing  - masing. Ada yang kuliah dengan santuy yang penting bisa lulus tepat waktu dengan nilai minimal C. Ada juga yang kuliah dengan belajar mati - matian. Mendalami ilmu dengan serius agar bisa bikin tesis yang mengguncang dunia. Atau agar setelah lulus bisa bikin terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Demikian pula orang dalam menjalani hidup.  Ada yang menjalani dengan hidup dengan harapan yang nggak muluk - muluk. Waktunya kerja ya kerja. Waktunya beribadah ya beribadah. Waktunya tidur ya tidur. Semua dijalani dengan senang hati. Yang terpenting bagi mereka adalah hidup nggak nyusahi orang tua, nggak ngrepoti pemerintah dan nggak jadi beban masyarakat. Tapi ada pula orang menjalani hidup dengan target. Harus bisa gini, gitu dan seperti itu. Semua penuh rencana dan target yang jelas. Mereka terus mengembangkan diri. Meskipun dah jadi artis, mereka tetap bikin bisnis. Sudah pu...

2 jam Seminggu

Saya pertama kali belajar komputer tahun 2003, yakni ketika saya duduk di kelas satu SMK. Saya masih ingat pelajaran komputer waktu kelas satu adalah setiap hari Jum'at, jam pertama, sehabis acara senam kesegaran jasmani (SKJ). Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali saat itu bisa belajar komputer. Meski komputer yang ada cuma 1 unit untuk dipakai belajar secara bergantian oleh kami sekelas yang jumlahnya 22 anak. Alhasil kami jadi lebih banyak belajar teori daripada praktek. Saat pertama kalinya disuruh menggerakkan mouse dan mengetik keyboard , tangan saya gemetar tidak karuan.Hal yang saya rasakan adalah campuran antara gugup, bangga, terharu dan grogi bergabung menjadi satu. Saya seorang anak petani yang setiap harinya memegang cangkul dan sabit, seperti memasuki dunia baru. Sebuah dunia modern dan maju.

Kopdar Teawalk di Parongpong

Posting kali ini melanjutkan cerita tentang kopdar teawalk yang kemarin sudah diceritakan sama teh Nchi e dan Teh Orin. Menurut kesepakatan, cerita tentang kopdar teawalk akan dibuat semacam cerita bersambung. Nah saya kebagian cerita tentang hal-hal yang menarik seputar kopdar teawalk. Bicara hal-hal manarik seputar acara teawalk kemarin, menurut saya sangat banyak dan tidak akan habis meski diceritakan hingga 10 postingan *lebay* (saking banyaknya yang bisa diceritakan). Untuk itu saya menceritakan beberapa hal saja tentang kopdar kemarin.