Langsung ke konten utama

Kartu Sandi


Bagi anda yang sering lupa password, anda bisa membuat kartu sandi untuk membantu anda mengingat password milik anda.

Kartu sandi bisa dibuat dengan ukuran sebesar kartu nama. Kartu bagian depan bisa anda isi dengan kotak2 berisi huruf dan bagian belakang bisa anda tulis kata kuncinya.

Saya beri contoh seperti gambar di bawah ini.


Cara membaca sandi, bisa disesuaikan dengan selera anda masing2.

Untuk contoh di bawah ini maka cara membaca sandinya adalah sebagai berikut.

Kata kunci :

Gubernur Jakarta pergi ke ibukota Jawa Timur naik kapal terbang.
Gubernur Jakarta = Ahok
Ibukota Jawa Timur = Surabaya
Kapal terbang = Pesawat

Sub key : Program KB
Program KB mempunyai slogan yang terkenal yaitu "Dua anak cukup"

Maka, masing - masing kata tadi, kita ambil 2 huruf yang paling depan.

Ahok = ah
Surabaya = su
Pesawat = pe

Maka passwordnya berarti "ahsupe"

Seperti itulah cara membaca sandinya.

Anda bisa mengembangkan dengan membuat kartu sandi yang jauh lebih bagus dan sesuai selera anda.

Masih dengan kartu sandi yang sama, namun kita kembangkan dengan mengganti kata kuncinya.
Misal kita mempunyai password dengan kata kunci sbb :

"Dari ujung timur kota pahlawan menuju tengah2 ibukota, menyapa istri gubernur Jakarta."

Maka kita akan menemukan password sebagai berikut.

Ujung timur Kota Pahlawan berarti huruf A paling kanan pada kata SURABAYA,

Menuju tengah2 ibukota berarti menuju huruf A yang berada di tengah pada kata JAKARTA.

Menyapa istri gubernur Jakarta berarti saat menyusuri huruf demi huruf dari "ujung timur Surabaya" menuju "tengah2 ibukota" melewati kata VERONICA atau disingkat VERO.

Maka password yang kita dapat adalah "A O R E V W I I A"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Itu Seperti Toples

Sebagaimana orang kuliah, orang menjalani hidup pun juga punya "Cara" masing  - masing. Ada yang kuliah dengan santuy yang penting bisa lulus tepat waktu dengan nilai minimal C. Ada juga yang kuliah dengan belajar mati - matian. Mendalami ilmu dengan serius agar bisa bikin tesis yang mengguncang dunia. Atau agar setelah lulus bisa bikin terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Demikian pula orang dalam menjalani hidup.  Ada yang menjalani dengan hidup dengan harapan yang nggak muluk - muluk. Waktunya kerja ya kerja. Waktunya beribadah ya beribadah. Waktunya tidur ya tidur. Semua dijalani dengan senang hati. Yang terpenting bagi mereka adalah hidup nggak nyusahi orang tua, nggak ngrepoti pemerintah dan nggak jadi beban masyarakat. Tapi ada pula orang menjalani hidup dengan target. Harus bisa gini, gitu dan seperti itu. Semua penuh rencana dan target yang jelas. Mereka terus mengembangkan diri. Meskipun dah jadi artis, mereka tetap bikin bisnis. Sudah pu...

Andai Jalur Muntilan - Temanggung aktif kembali

Dalam lamunanku, aku membayangkan andaikata jalur kereta api Muntilan - Parakan masih aktif tentu aku bisa pergi ke rumah mertua dengan kereta api yang lebih aman dan tidak kebut-kebutan. Masih dalam lamunanku, aku membayangkan naik kereta dari Stasiun Muntilan, di sana sudah ada banyak penumpang yang berangkat dari Jogjakarta dan Tempel. Aku menyapa mereka dan memberikan senyuman hangat sambil m encari tempat duduk yang masih kosong. Tak lama berselang, kereta kembali berjalan melanjutkan perjalanannya. Berturut-turut kami melewati jembatan di Sungai Keji, Sungai Bangkong dan Sungai Pabelan. Setelah itu kereta kembali berhenti di Halte Pabelan.

Salah Satu Bentuk Kebohongan

Tahun 2014 lalu, seorang tokoh berkata, "Mengatakan suatu kebenaran dengan menutupi sebagian kebenaran lain itu adalah termasuk kebohongan." Contoh : 1. Seorang pejabat desa dalam suatu pertemuan berkata, "Mulai bulan depan setiap penerima raskin akan menerima bantuan beras masing2 15 kg. Naik 5 kg dari yang sebelumnya 10 kg." Bulan berikutnya memang benar masing2 penerima mendapat jatah beras 15 kg. Tetapi ternyata jumlah penerimanya berkurang dari yang tadinya 100 orang hanya menjadi 70 orang. *Pernyataan pejabat desa tersebut adalah benar bahwa jumlah beras yang diterima 15 kg tetapi dia menutupi kebenaran lain yaitu jumlah penerimanya akan berkurang. 2. Contoh kedua yaitu yang sering dilakukan operator seluler di negara kita soal tarif telepon, sms, dan internet. Dalam iklannya terlihat tarifnya murah dan terjangkau tetapi ternyata ada yang tidak disampaikan soal Syarat dan Ketentuan yang berlaku.