Kejadian ini terjadi beberapa bulan setelah saya batal menjadi Pasukan Pengibar Bendera tingkat Kecamatan. Tepatnya bulan April 2004. Saat itu datang sebuah surat dari Kabupaten yang diterima oleh Wa. Ka. Kesiswaan sekolah kami. Isi dari surat tersebut kurang lebih mengatakan bahwa pihak sekolah diharapkan mengirim 2 orang siswanya (1 putra dan 1 putri) untuk mengikuti Seleksi Paskibra tingkat Kabupaten yang akan diadakan di Kantor Pemda Kab. Magelang di Kota Mungkid.
Kriteria siswa yang diajukan haruslah
Beberapa pertanyaan terlintas dalam pikiran saya. Sebagaimana yang saya tahu, Sang Wa Ka Kesiswaan kami tersebut terkenal galak. Mungkinkah saya telah berbuat kesalahan sehingga harus dipanggil ke ruangnya?? Beberapa wajah teman yang saya temui dalam perjalanan memberikan sinyal agar saya tabah dan sabar menghadapi suatu hal yang akan saya hadapi.
Segala sesuatunya menjadi jelas setelah kami tiba di ruang OSIS dan diberi penjelasan. Beliau memberikan penjelasan bahwa dua orang ini akan dikirim untuk mengikuti seleksi Paskibra tingkat Kabupaten. Nantinya peserta yang lolos seleksi di tingkat Kabupaten, akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi di Semarang. Nah pada seleksi tingkat provinsi itulah, akan ditentukan siapa yang berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera di Istana Negara di Jakarta.
Saya kaget bercampur heran. Bagaimana mungkin saya yang 9 bulan lalu tereliminasi saat harus menjadi Pasukan Pengibar Bendera tingkat Kecamatan sekarang harus mengikuti seleksi tingkat Kabupaten?? Sang guru menjelaskan bahwa ada beberapa pertimbangan sehingga dua nama tersebut yang terpilih.
Kami pun menerima penugasan kami untuk mengikuti seleksi tersebut. Seleksi tersebut akan dilaksanakan beberapa hari lagi. Kami diberikan penjelasan segala sesuatu yang harus dibawa saat seleksi. Kami juga dihimbau untuk rajin berolahraga setiap hari karena di sana akan dilakukan tes fisik. Dan satu yang tidak boleh ketinggalan adalah kami perlu mempersiapkan kesenian yang akan ditampilkan.
Nah bagaimanakah proses tersebut dilakukan?? Siapa saja peserta yang ikut seleksi tersebut?? Dan bagaimana hasilnya?? Insya Allah akan saya paparkan dalam artikel selanjutnya.
Kriteria siswa yang diajukan haruslah
- Sehat jasmani dan rohani
- Tinggi minimal 165 cm (untuk Putra) dan 160 cm (untuk putri) dan memiliki berat badan yang ideal
- Masih tercatat sebagai siswa saat mengikuti seleksi
- Asli putra daerah Jawa Tengah
- Bisa menggunakan bahasa daerah (dalam hal ini bahasa jawa)
- Mampu membawakan kesenian daerah
- dan beberapa kriteria lain
Beberapa pertanyaan terlintas dalam pikiran saya. Sebagaimana yang saya tahu, Sang Wa Ka Kesiswaan kami tersebut terkenal galak. Mungkinkah saya telah berbuat kesalahan sehingga harus dipanggil ke ruangnya?? Beberapa wajah teman yang saya temui dalam perjalanan memberikan sinyal agar saya tabah dan sabar menghadapi suatu hal yang akan saya hadapi.
Segala sesuatunya menjadi jelas setelah kami tiba di ruang OSIS dan diberi penjelasan. Beliau memberikan penjelasan bahwa dua orang ini akan dikirim untuk mengikuti seleksi Paskibra tingkat Kabupaten. Nantinya peserta yang lolos seleksi di tingkat Kabupaten, akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi di Semarang. Nah pada seleksi tingkat provinsi itulah, akan ditentukan siapa yang berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera di Istana Negara di Jakarta.
Saya kaget bercampur heran. Bagaimana mungkin saya yang 9 bulan lalu tereliminasi saat harus menjadi Pasukan Pengibar Bendera tingkat Kecamatan sekarang harus mengikuti seleksi tingkat Kabupaten?? Sang guru menjelaskan bahwa ada beberapa pertimbangan sehingga dua nama tersebut yang terpilih.
Kami pun menerima penugasan kami untuk mengikuti seleksi tersebut. Seleksi tersebut akan dilaksanakan beberapa hari lagi. Kami diberikan penjelasan segala sesuatu yang harus dibawa saat seleksi. Kami juga dihimbau untuk rajin berolahraga setiap hari karena di sana akan dilakukan tes fisik. Dan satu yang tidak boleh ketinggalan adalah kami perlu mempersiapkan kesenian yang akan ditampilkan.
Nah bagaimanakah proses tersebut dilakukan?? Siapa saja peserta yang ikut seleksi tersebut?? Dan bagaimana hasilnya?? Insya Allah akan saya paparkan dalam artikel selanjutnya.
wah pernah ikut paskribra ya
BalasHapus