Langsung ke konten utama

Mencari Teman dengan Browse Profile

Pernahkah para sahabat melakukan Browse Profile ??? Browse Profile merupakan salah satu cara untuk mencari teman sesuai dengan apa yang kita isikan di profil kita. Sebagai contoh berikut ini profil saya.


Tampilan profil Mas Jier
Tulisan yang kita isikan dalam profil akan berubah menjadi link. Jika link tersebut kita klik, maka akan menuju halaman Browse profil sesuai dengan "kata" yang kita klik.

Sebagai contoh saya klik kata "Magelang" di profil saya. Maka akan ditampilkan halaman profile para Blogger yang menuliskan "Magelang"sebagai lokasinya.

Browse Profile dengan lokasi Magelang, Jawa Tengah

Fasilitas Browse Profile ini bisa kita gunakan untuk mencari teman Blogger yang sesuai dengan lokasi kita, minat kita, buku favorit kita, film favorit kita, atau musik favorit kita.

Terus keuntungannya apa saja ??
  1. Dengan pertemanan antar Blogger yang sesuai domisili akan memudahkan untuk Kopdar ataupun Sharing-sharing di dunia nyata dan lain sebagainya.
  2. Dengan berteman dengan Blogger yang sama minatnya akan membuat pertemanan menjadi lebih nyambung karena kesamaan hobi dan minat.
  3. Dan masih banyak keuntungan lainnya.
Namun kadang, pencarian dengan cara di atas bisa membuang banyak waktu. Sering kali saya jumpai bahwa Blogger dari hasil pencarian tersebut banyak yang sudah tidak aktif lagi. Akhirnya kita harus mencari satu per satu Blogger-Blogger yang masih aktif.

Segala sesuatu memang ada kelebihan dan kekurangannya ya. Bagaimana dengan para sahabat ?? Lewat jalur mana biasanya anda mencari teman Blogger.

Komentar

  1. Gak pernah cari temen , biasnaya dengan blogwalking aja

    BalasHapus
  2. maaf keburu ke enter, dengan blogwalking bisa dapet temen baru juga

    BalasHapus
  3. Malah lebih enak ya mbak kalau lewat Blogwalking. Jadinya saling mengunjungi satu sama lain ya.

    BalasHapus
  4. Saya baru tau malah ttg browse profile ini. Maklum, pake Wordpress e lah. Bhahaha

    BalasHapus
  5. saya itu mas jer... pribadi yang tertutup itu namanya apa saya lupa.. pokoknya saya itu, jadi saya tidak punya teman, dan saya baik-baik saja.. hehehe.. walaupun kadang sepi, tapi ya sudahlah wong mereka (teman saya yg tak seberapa jumlahnya) tak suruh bikin blog juga ndak mau... mas jier pernah kopdar? rasanya gimana sih....

    BalasHapus
  6. @ Mbak Idah Ceris : Di wp emang ndak ada fasilitas ini kayaknya mbak

    @ Mas Anggi : Kopdar itu ya enak dan menyenangkan. Soalnya kita bisa ngobrol - ngobrol dan ketemu langsung ama pemilik Blog.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan tulis tanggapan, kritik, saran atau komentar anda.

Postingan populer dari blog ini

Hidup Itu Seperti Toples

Sebagaimana orang kuliah, orang menjalani hidup pun juga punya "Cara" masing  - masing. Ada yang kuliah dengan santuy yang penting bisa lulus tepat waktu dengan nilai minimal C. Ada juga yang kuliah dengan belajar mati - matian. Mendalami ilmu dengan serius agar bisa bikin tesis yang mengguncang dunia. Atau agar setelah lulus bisa bikin terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Demikian pula orang dalam menjalani hidup.  Ada yang menjalani dengan hidup dengan harapan yang nggak muluk - muluk. Waktunya kerja ya kerja. Waktunya beribadah ya beribadah. Waktunya tidur ya tidur. Semua dijalani dengan senang hati. Yang terpenting bagi mereka adalah hidup nggak nyusahi orang tua, nggak ngrepoti pemerintah dan nggak jadi beban masyarakat. Tapi ada pula orang menjalani hidup dengan target. Harus bisa gini, gitu dan seperti itu. Semua penuh rencana dan target yang jelas. Mereka terus mengembangkan diri. Meskipun dah jadi artis, mereka tetap bikin bisnis. Sudah pu...

Salah Satu Bentuk Kebohongan

Tahun 2014 lalu, seorang tokoh berkata, "Mengatakan suatu kebenaran dengan menutupi sebagian kebenaran lain itu adalah termasuk kebohongan." Contoh : 1. Seorang pejabat desa dalam suatu pertemuan berkata, "Mulai bulan depan setiap penerima raskin akan menerima bantuan beras masing2 15 kg. Naik 5 kg dari yang sebelumnya 10 kg." Bulan berikutnya memang benar masing2 penerima mendapat jatah beras 15 kg. Tetapi ternyata jumlah penerimanya berkurang dari yang tadinya 100 orang hanya menjadi 70 orang. *Pernyataan pejabat desa tersebut adalah benar bahwa jumlah beras yang diterima 15 kg tetapi dia menutupi kebenaran lain yaitu jumlah penerimanya akan berkurang. 2. Contoh kedua yaitu yang sering dilakukan operator seluler di negara kita soal tarif telepon, sms, dan internet. Dalam iklannya terlihat tarifnya murah dan terjangkau tetapi ternyata ada yang tidak disampaikan soal Syarat dan Ketentuan yang berlaku.

Andai Jalur Muntilan - Temanggung aktif kembali

Dalam lamunanku, aku membayangkan andaikata jalur kereta api Muntilan - Parakan masih aktif tentu aku bisa pergi ke rumah mertua dengan kereta api yang lebih aman dan tidak kebut-kebutan. Masih dalam lamunanku, aku membayangkan naik kereta dari Stasiun Muntilan, di sana sudah ada banyak penumpang yang berangkat dari Jogjakarta dan Tempel. Aku menyapa mereka dan memberikan senyuman hangat sambil m encari tempat duduk yang masih kosong. Tak lama berselang, kereta kembali berjalan melanjutkan perjalanannya. Berturut-turut kami melewati jembatan di Sungai Keji, Sungai Bangkong dan Sungai Pabelan. Setelah itu kereta kembali berhenti di Halte Pabelan.